Senin, 20 November 2017

Output Data



KATA PENGANTAR


Assalamu’alaikum Wr.Wb.

            Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas yang berjudul “Sistem Informasi Geografi (SIG) di Bidang Kebudayaan” ini dengan baik.
            Makalah ini berisikan tentang definisi SIG, definisi Kebudayaan, dan macam-macam kebudayaan yang ada di Indonesia beserta penjelasannya. Tugas ini dibuat untuk memenuhi tugas matapelajaran Geografi. 

            Dan tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada: Bapak Drs. MOHAMMAD SAID BUSIRI selaku guru geografi kami yang selalu mendidik dan membimbing kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik.

            Kami menyadari bahwa Tugas ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran dari guru dan teman-teman yang bersifat membangun, selalu kami harapkan demi lebih baiknya tugas ini. Akhir kata, semoga makalah ini bermanfaat bagi kita semua  Aamiin.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

                                                                                                 Penyusun





Definisi SIG

          Sistem Informasi Georafis (Georaphic Information Sistem) adalah merupakan suatu sistem informasi yang berbasis komputer, yang dirancang untuk bekerja dengan menggunakan data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Sistem ini mengcapture, mengecek, mengintegrasikan, memanipulasi, menganalisa, dan menampilkan data yang secara spasial mereferensikan kepada kondisi bumi. 



Definisi kebudayaan Secara Umum 

Kata kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa Sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi kata budhi (tunggal) atau budhaya (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan sebagai unsure jasmani sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia. 
         
         Kebudayaan=cultuur (bahasa belanda)=culture (bahasa inggris)=tsaqafah (bahasa arab), berasal dari perkataan latin : “colere” yang artinya mengolah, mengerjakan, menyuburkan dan mengembangkan, terutama mengolah tanah atau bertani. Dari segi arti ini berkembanglah arti culture sebagai “segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam”.

Dalam disiplin ilmu antropologi budaya, kebudayaan dan budaya itu diartikan sama (Koentjaraningrat, 1980:195). Namun dalam IBD dibedakan antara budaya dan kebudayaan, karena IBD berbicara tentang dunia idea tau nilai, bukan hasil fisiknya. Secara sederhana pengertian kebudayaan dan budaya dalam IBD mengacu pada pengertian sebagai berikut :

·         Kebudayaan dalam arti luas, adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.
·         Kebudayaan dalam arti sempit dapat disebut dengan istilah budaya atau sering disebut kultur yang mengandung pengertian keseluruhan sistem gagasan dan tindakan.

          Kebudayaan ataupun yang disebut peradaban, mengandung pengertian luas, meliputi pemahaman perasaan suatu bangsa yang kompleks, meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hokum, adat-istiadat (kebiasaan), dan pembawaan lainnya yang diperoleh dari anggota masyarakat (Taylor,1897:19). 


Sebelum kita mengetahui lebih lanjut berbagai macam kebudayaan yang ada di Indonesia mari kita lihat video dibawah ini terlebih dahulu :)


          Indonesia kaya akan ragam seni budaya, sudah semestinya Indonesia berbangga, maka sudah selayaknya bagi bangsa dan masyarakat negeri ini untuk melestarikan dan menjaga ragam seni budaya yang ada di Indonesia ini. Jadi tidak mustahil jika banyak hasil cipta rasa dan karya dalam berbagai adat dan ragam seni budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia ini selalu dilirik oleh bangsa lain. Berikut merupakan berbagai macam kebudayaan yang ada di Indonesia:

Macam-Macam Kebudayaan di Indonesia


A. Bahasa daerah

          Indonesia memiliki berbagai macam bahasa daerah yang tidak bida ditandingi oleh negara lain karena jumlahnya yang sangat banyak.
Berikut merupakan bahasa daerah yang terdapat di setiap provinsi di Indonesia:

Provinsi
Jumlah
Bahasa yang digunakan
Aceh
12
Bahasa Aceh Dayu, Bahasa Aceh, Tamiang, Gayo, Alas, Kluet, Singkil, Jamee, Singulai, Lekon, Devayan, Haloban
Sumatra Utara
1
Bahasa Batak
Sumatra Barat
1
Bahasa Minangkabau
Riau
1
Bahasa Melayu
Kepulauan Riau
1
Bahasa Melayu
Jambi
1
Bahasa Kubu
Sumatra Selatan
1
Bahasa
Bengkulu
6
Melayu Bengkulu, Rejang, Serawai, Pasemah, Kaur, Enggano
Lampung
1
Bahasa Lampung
Bangka Belitung
1
Bahsa melayu Bangka, Melayu Belitung
DKI Jakarta
1
Bahasa Betawi
Jawa Barat
2
Bahasa Betawi, Sunda
Jawa Tengah
1
Bahasa Jawa
D.I Yogyakarta
1
Bahasa Jawa
Jawa Timur
5
Bahasa Jawa, Bahasa Jawa Surabaya, Bahasa Madura, Bahasa Osing, Bahasa Tengger
Banten
1
Bahasa Sunda
Bali
1
Bahasa Bali
NTB
1
Bahasa Sasak
NTT
1
Bahasa Sasak
Kalimantan Barat
1
Bahasa Dayak
Kalimantan Tengah
1
Bahasa Dayak
Kalimantan Selatan
4
Bahasa Melayu Lokal: Bahasa Banjar, Melayu Bukit Bahasa, Melayu Bukit, Bahasa Banto
Kalimantan Timur
5
Bahasa Tidung, Bahasa Banjar, Bahasa Beraui, Bahasa Kutai, Bahasa Lundayeh
Kalimantan Utara
1
Bahasa Tidung
Sulawesi Utara
1
Bahasa Minahasa
Sulawesi Tengah
3
Bahasa Pamona, Bahasa Mori, Bahasa Kaili
Sulawesi Selatan
5
Bahasa Makassar, Bahasa Bugis, Bahasa Luwu, Bahasa Toraja, Bahasa Mandar
Sulawesi Tenggara
3
Bahasa Duri, Bahasa Konjo, Bahasa Pattae
Gorontalo
1
Bahasa Gorontalo
Sulawesi Barat
4
Bahasa Mandar, Bahasa Bugis, Bahasa Toraja, Bahasa Makassar
Maluku
1
Bahasa Melayu Ambon
Maluku Utara
2
Bahasa Bacan, Damar
Papua Barat
1
Bahasa Ternate
Papua
1
Bahasa Ternate



B. Tarian Tradisional

Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki berbagai tarian khasnya tersendiri.  Menurut sumber wikipedia, di Indonesia terdapat lebih dari 3000 tarian asli Indonesia. Berikut merupakan beberapa tarian tradisional daerah di setiap provinsi di Indonesia :



1. Tarian dari daerah Aceh (NAD)
Tari Seudati
gambar Tari Seudati
Tari Seudati berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh. Busana yang digunakan dalam Tari Seudati terdiri dari celana panjang dan kaos oblong lengan panjang yang ketat warna putih; kain songket yang dililitkan sebatas paha dan pinggang, rencong yang disematkan di pinggang, ikat kepala berwarna merah, dan sapu tangan berwarna. biasanya dipentaskan untuk mengawali permainan sabung ayam, serta dalam berbagai ritus sosial lainnya, seperti menyambut panen dan sewaktu bulan purnama. Setelah Islam datang, terjadi proses akulturasi, dan menghasilkan Tari Seudati, seperti yang kita kenal hari ini.
Tari Saman Meuseukat
Tari Saman Meuseukat di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam. Busana yang di gunakan terdiri dari pria-pria yang masih muda-muda dengan memakai pakaian adat. Selain itu biasanya tarian ini juga ditampilkan untuk merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

2. Tarian dari daerah Bali
Tari legong
gambar Tari legong
Tari legong merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cuinta Raja dari lasem. Diterikan secara dinamis dan memikat hati. Busana yang digunakan dalamTari Legong Sambeh Bintang ini, di antaranya adalah gelungan, gelang tangan, kain kancan (tutup dada), selendang kuning diikat ujungnya di kelingking, sabuk dalam (stagen), selendang warna-warni.tari legong biasa di tampil kan untuk menyambut tamu, untuk acara hiburan masyarakat setempat.
Tari Kecak
gambar Tari Kecak
Tari Kecak merupakan sebuah tari berdasarkan cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara monyet dari Hanuman dari Sugriwa. melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat. Busana yana yang digunakan hanya selendang yang bewarna kotak hitam dan putih

3. Tarian dari daerah Bengkulu
Tari Andun
gambar Tari Andun
Tarian Andun yang berasal dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna menyambut para tamu yang dihormati. Tari Andun merupakan salah satu tarian rakyat yang dilakukan pada saat pesta perkawinan.Kelengkapan pakaian untuk kaum pria di Bengkulu terdiri dari jas, memakai sarung, celana panjang, alas kaki yang juga dilengkapi dengan memakai tutup kepala serta sebuah keris. Jas yang di pakai tersebut terbuat dari bahan kain yang bermutu seperti wol atau bisa juga bahan sejenisnya dan umumya warnanya gelap seperti warna hitam dan warna biru tua. Sementara untuk bawahannya berupa celana yang terbuat dari bahan serta dengan pilihan warna yang sama.
Tari Bidadari Teminang Anak
Tari Bidadari Teminang Anak ini dapat pula diartikan bidadari meminang anak. Tarian adat ini berasal dari Rejang Lebong. Tari di gunakan biasanya dalam acara peminang anak . busana yang di gunakan yaitu selendang dan pakaian adat bengkulu

4. Tarian dari daerah DKI Jakarta
Tari Topeng
Tari Topeng Betawi merupakan sebuah tari tradisional Betawi dalam menyambut tamu agung. Tarian ini biasanya akan dipentaskan ketika ada acara-acara kepemerintahan, hajatan sunatan, perkawinan maupun acara-acara rakyat lainnya. Kostum yang digunakan biasanya selalu memiliki unsur warna kuning, hijau dan merah yang terdiri dari toka-toka, apok, kebaya, sinjang, dan ampreng.
Tari Yapong
Tari Yapong adalah tari persembahan untuk menghormati tamu negara. Tari Yapong memiliki gerakan yang gembira, dinamis, dan erotis. Istilah Yapong ini lahir dari bunyi lagunya ya, ya, ya, ya, yang dinyanyikan artis pengiringnya serta suara musik yang berkesan pong, pong, pong, sehingga lahirlah “ya-pong” dan berkembang menjadi Yapong.

5. Tarian dari daerah Jambi
Tari Sekapur Sirih
gambar Tari Sekapur Sirih
Tari Sekapur Sirih merupakan tari persembahan. Tari adat jambi ini hanyak persamaannya dengan tari Melayu. Tari tersebut ialah Tari Sekapur Sirih. Tari ini merupakan tarian selamat datang kepada tamu-tamu besar di Provinsi Jambi. Tarian ini diciptakan oleh Firdaus Chatab pada tahun 1962. Pada tahun 1967 tarian ini ditata ulang oleh OK Hendri BBA. Tari ini mendeskripsikan perasaan lapang dan terbuka yang dimiliki orang-orang Jambi terhadap tamu yang berkunjung ke daerah mereka. Jumlah penari dalam tarian ini ialah 9 orang penari perempuan dan 3 orang penari laki-laki. Di antara dua belas penari tersebut satu orang bertugas memegang payung, dua orang pengawal, dan sisanya menari.
Tari Selampir Delapan
gambar Tari Selampir Delapan
Tari Selampir Delapan merupakan tari pergaulan muda-mudi dan sangat digemari di daerah Jambi. Tari selampit delapan Salah satu tarian tradisional khas Provinsi Jambi yang terkenal ialah Selampit Delapan. Pergaulan muda-mudi di Jambi digambarkan dalam tarian ini. Tari ini mempunyai nilai yang sangat penting dalam merekatkan pergaulan. Delapan kain selampit yang juga terdiri dari beragam warna menjadi simbol pertautan pergaulan antar muda-mudi Jambi. Tarian ini dilakukan oleh delapan orang penari (empat pasang penari) yang masing-masing memegang satu helai selampit. Muda-mudi tersebut kemudian melakukan gerakkan menyilang dan merajut selampit yang mereka genggam.

6. Tarian dari daerah Jawa Barat
Tari topeng kucaran
gambar tari topeng kucaran
Tari Topeng Kuncaran, merupakan sebuah tarian yang mengisahkan dendam kesumat seorang raja karena cintanya ditolak. Kostum yang digunakan biasanya selalu memiliki unsur warna kuning, hijau dan merah yang terdiri dari toka-toka, apok, kebaya, sinjang, dan ampreng. Tari Topeng, merupakan sebuah tari tradisional Betawi dalam menyambut tamu agung. Tarian ini biasanya akan dipentaskan ketika ada acara-acara kepemerintahan, hajatan sunatan, perkawinan maupun acara-acara rakyat lainnya

7. Tarian dari daerah Jawa Tengah
Tari Serimpi
gambar Tari Serimpi
Tari Serimpi merupakan sebuah tarian keraton pada masa silam dengan suasana lembut, agung dan menawan. Suatu jenis tari klasik dari daerah Yogyakarta yang selalu dibawakan oleh 4 penari, karena kata srimpi adalah sinonim bilangan 4. Hanya pada Srimpi Renggowati penarinya ada 5 orang. Menurut Dr. Priyono nama serimpi dikaitkan ke akar kata “impi” atau mimpi.
Tari Blambangan Cakil
gambar Tari Blambangan Cakil
Tari Blambangan Cakil mengisahkan perjuangan Srikandi melawan Buto Cakil (raksasa). Sebuah perlambang penumpasan angkara murka. Tari Bambangan Cakil merupakan salah satu tari klasik yang ada di Jawa khususnya Jawa Tengah.Tari ini sebenarnya diadopsi dari salah satu adegan yang ada dalam pementasan Wayang Kulit yaitu adegan Perang Kembang. Tari ini menceritakan perang antara kesatria melawan raksasa. Kesatria adalah tokoh yang bersifat halus dan lemah lembut, sedangkan Raksasa menggambarkan tokoh yang kasar dan fungsi tari ini untuk hiburan dan upacara

8. Tarian dari daerahJawaTimur
Tari Remong
gambar Tari Remong
Tari Remong adalah sebuah tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa, kepahlawanan. Ditarikan pada waktu menyambut para tamu. Tari Remo adalah salah satu tarian untuk penyambutan tamu agung, yang ditampilkan baik oleh satu atau banyak penari.
Tari Reog Ponorogo
gambar Tari Reog Ponorogo
Tari Reog Ponorogo merupakan tari daerah Jawa Timur yang menunjukkan keperkasaan, kejantanan dan kegagahan. Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Untuk hajatan khitanan atau sunatan, biasanya cerita pendekar,busana yang di gunakan pakaian reog.

9. Tarian dari daerah Kalimantan Barat
Tari Monong
gambar Tari Monong
Tari Monong merupakan tari penolak penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun dengan jampi-jampi Tari ini sering juga disebut dengan tari Manang. Tari ini merupakan sebuah tari penyembuhan yang dapat menyembuhkan atau menangkal penyakit yang ada dalam tubuh si sakit.
Tari Zapin Tembung
gambar Tari Zapin Tembung
Tari Zapin Tembung merupakan suatu tari pergaulan dalam masyarakat Kalimantan Barat. Tarian ini adalah sebuah tarian pergaulan yang mengungkapkan kebahagiaan. Dalam tarian ini umumnya digunakan peralatan seperti kipas dan tembung lalu dinamai sesuai dengan alat yang dibawa misalnya Zapin Kipas, Zapin Tembung, dan sebagainya.

10. Tarian dari daerah Katimantan Selatan
Tari Baksa Kembang
gambar Tari Baksa Kembang
Tari Baksa Kembang ini merupakan tari tunggal dan dapat dimainkan oleh beberapa penari wanita. Tarian ini bercerita tentang seorang gadis remaja yang sedang merangkai bunga. Sering dimainkan di lingkungan istana. Dalam perkembangannya tari ini beralih fungsi sebagai tari penyambutan tamu.
Tari Radab rahayu
gambar Tari Radab rahayu
Tari Radab rahayu ini mengambarkan upacara puja Bantan(tapung tawar)Tujuan tari ini adalah sebagai ucapan rasa bersyukur dan doa agar kapal tidak tenggelam .busana yang di gunakan pakaian adat kalimantan selatan /banjar

11. Tarian dari daerah Kalimantan tengah
Tari Tambun dan bungai
gambar Tari Tambun dan bungai
Tari Tambun dan bungai merupakan tari yang mengisahkan kepahlawanan Tambun dan Bungai Dalam mengusir musuh yang akan merampas panen rakyat. Tari Tambun dan bungai, merupakan tari yang mengisahkan kepahlawanan Tambun dan Bungai.
Tari Balean Dadas
gambar Tari Balean Dadas
Kehadiran sanggar tari tadisional di setiap acara pemerintahan dan kota tidak hanya memberikan hiburan. Namun juga sekaligus memperomosikan khasanah budaya Kalimantan Tengah. Tetapi apakah penikmat pertunjukan tersebut tahu arti tarian tersebut. Tari Balean Dadas dengan kostum berbalut kain lima warna ciri khas dayak, hitam, putih, merah, kuning, hijau, mereka tampil enerjik sekali di depan para tamu undangan dan penonton.

12. Tarian dari daerah Kalimantan Timur
Tari Gong
gambar Tari Gong
Tari Gong di pertunjukan pada upacara penyambutan terhadap tatmu agung. Dapat pula di pertunjukan sewaktu lahir seorang bayi kepala suku. Tari gong atau disebut juga dengan nama kancet ledo adalah tarian tradisional suku Dayak di Kalimantan Timur. Tarian ini ditarikan seorang gadis dengan gong digunakan sebagai alat musik pengiringnya.
Tari perang
gambar Tari perang kalimantan
Tari perang kalimantan mempertunjukan dua orang pemuda dalam memperebutkan seorang gadis. Tari Perang merupakan sebuah tarian yang berasal dari suku Dayak, Kenyah, Modang, dan Brusu di daerah pedalaman Kalimantan Timur. Tarian menceritaka sebuah keberanian seorang pria (ajai) dalam berperang melawan musuh.

13. Tarian dari daerah Lampung
Tari Jangget
gambar Tari Jangget
Tari Jangget adalah tarian untuk upacar-upacara peradatan. Tarian ini melambangkan keluhuran budi dan susila rakyat Lampung. Tari jangget di lakukan pada acara adat dan busana yang di gunakan adalah baju adat lampu lampung
Tari Malinting
Merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat Lampung. Tari malinting menceritakan tentang kunjungan Sunan Gunung Jati ke Keraton Pulung. Fungsi Tari Melinting dahulu merupakan tarian Keluarga Ratu Melinting dan hanya dipentaskan oleh Keluarga Ratu saja ditempat yang tertutup (sessat atau balai adat), tidak boleh diperagakan oleh sembarang orang. Pementasannya pun hanya pada saat Gawi Adat Keagungan Keratuan Melinting saja.

14. Tarian dari daerah Maluku
Tarian Lenso
gambar Tarian Lenso
Tarian Lenso adalah tarian muda-mudi dari Maluku,Tarian ini biasanya di bawakan secara ramai- ramai bila ada Pesta. Baik Pesta Pernikahan, Panen Cengkeh, Tahun Baru dan kegiatan lainnya.Tarian ini juga sekaligus ajang Pencarian jodoh bagi mereka yang masih bujang...mau coba?Lenso artinya Saputangan.
Tari Cakalele
gambar Tari Cakalele
Tari Cakalele adalah tari Perang Yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa. Cakalele adalah tarian perang tradisional Maluku yang digunakan untuk menyambut tamu ataupun dalam perayaan adat.

15. Tarian dari daerah Maluku Utara
Tari Perang
gambar Tari Perang maluku
Tari Perang Maluku merupakan Tarian rakyat untuk menyambut para pahlawan yang pulang dari medan juang. Tarian yang merupakan penggambaran pergaulan anak muda adalah Katreji. Tari Katreji dimainkan secara berpasangan antara wanita dan pria dengan gerakan bervariasi yang enerjik dan menarik.
Tari Nahar Ilaa
gambar Tari Nahar Ilaa
Tari Nahar Ilaa adalah Tarian pengikat persahabatan pada waktu “panas Pela” kesepakatan kampung untuk membangun.tarian rakyat yang di gunakan untuk acara adat dan penyambutan tamu .. pakaian biasanya mengunakan pakaian adat

16. Tarian dari daerah Nusa Tenggara Barat (NTB)
Tari Mpaa Lenggogo
gambar Tari Mpaa Lenggogo
Tari Mpaa Lenggogo adalah sebuah tarian guna menyambut Maulid Nahi Muhammad SAW. Tarian ini juga scring dipertunjukkan pada upacara-upacara perkawinan atau upacara khitanan keluarga raja.pakaian yang di gunakan untuk menari adalah pakaian adat nusa tenggara barat
Tari Gandrung
gambar Tari Gandrung
Tari Gandrung juga disebut dengan Jangger. Beberapa sejarahwan mengatakan bahwa tari gandrung sudah ada sejak zaman Erlangga di Jawa Timur. Tari Gandrung biasanya dilakukan pada sebuah arena yang dikelilingi penonton. Diantara penonton tersebut adalah sekaligus sebagai calon penari.

17. Tarian dari daerah Nusa Tenggara Timur (NTT)
Tari Perang
Tari Perang NTT merupakan tari yang menunjukkan sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata. Senjata yang dipakai berupa cambuk dan perisai.
Tari Caci
Tari Caci adalah kesenian tradisional sejenis tarian perang yang khas dari masyarakat Manggarai di Pulau Flores, Nusa Tenggara timur.Tari Caci sekaligus permainan rakyat antara sepasang penari laki-laki yang bertarung dengan cambuk dan perisai di Flores, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

18. Tarian dari daerah Papua Barat dan Tengah
Tari Suanggi
gambar Tari Suanggi
Tari Suanggi merupakan tarian yang mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angi-angi (jejadian). Tari Perang, tari yang melambangkan kepahlawanan, dan kegagahan rakyat Papua.
Tari Perang Papua
gambar Tari Perang Papua
Tari Perang Papua ini termasuk dalam tarian grup, atau bahkan bisa menjadi tarian kolosal. Karena tidak ada batasan jumlah penari. Seperti umumnya tarian di Papua, tarian perang pun diringi tifa dan alat musik lainnya, yang menjadi pembeda adalah lantunan lagu-lagu perang pembangkit semangat. Dengan mengenakan busana tradisional, seperti manik-manik penghias dada, rok yang terbuat dari akar, dan daun-daun yang disisipkan pada tubuh

19. Tarian dari daerah Papua Timur
Tari Selamat Datang
gambar Tari Selamat Datang
Tari Selamat Datang merupakan tari yang mempertunjukan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang dihormati. Tarian selamat datang merupakan tarian yang menunjukkan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang dihormati. Tarian ini biasa diperagakan pada saat kunjungan tamu
Tari Musyoh
gambar Tari Musyoh
Tari Musyoh merupakan tari sakral dalam upaya mengusir arwah or¬ang meninggal karena kecelakaan. Tarian ini sendiri memiliki gerakan khas seperti tari-tarian yaitu antara lain adalah gerakan yang sangat dinamik semangat dan juga menarik. Tentu saja hal ini akan membuat orang lain yang melihatnya menjadi senang dan juga gembira melihat tarian yang seperti itu sendiri.

20. Tarian dari daerah Riau
Tari Tandak
Tari Tandak merupakan tari pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau. ari Tandak/danding biasanya dipertunjukan pada malam hari. Tarian ini diawali dengan semua peserta tari tandak membentuk sebuah lingkaran dan saling berpegangan pundak setiap peserta. Lantas para peserta berjalan sambil mengangkat kaki dan menghentakannya ke tanah.
Tari Makan Sirih
gambar Tari Makan Sirih
Tari Makan Sirih Biasanya disebut tari persembahan yang biasanya digunakan untuk menyambut tamu atau pembukaan acara-acara tertentu. Tarian ini menggambarkan bahwa orang melayu Riau menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan.busana yang di gunakan pakaian adat melayu.

21. Tarian dari daerah Sulawesi Selatan
Tari Kipas
gambar Tari Kipas
Tari Kipas yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas samhil mengikuti alunan lagu. Tari Kipas Pakarena merupakan tarian yang berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan. Kata pakarena sendiri berasal dari bahasa setempat yakni karena yang berarti main.
Tari Bosara
gambar Tari Bosara
Tari Bosara merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerakan-gerakan badannya sangat luwes. Tari Bosara adalah tarian yang mengambarkan bahwa orang bugis jika kedatangan tamu senantiasa menghidangkan bosara, sebagai tanda kesyukuran.

22. Tarian dari daerah Sulawesi Tengah
Tari Lumense
gambar Tari Lumense
Tari Lumense merupakan tarian asli dari kabupaten tolitoli sulawesi tengah, tarian ini di gunakan pada acara-acara penyambutan tamu yang berkunjung ke kabupaten tolitoli.
Tari Moduai
gambar Tari Moduai
Tari Moduai merupakan tarian yang berasal dari kabupaten tolitoli sulawesi tengah, tarian ini juga di gunakan pada acara-acara penyambutan tamu yang berkunjung ke kabupaten tolitoli. Tari ini di iringi dengan menggunakan beberapa alat musik tradisional seperti Gendang atau gagandang, kulintang atau gulintang, Gong atau Pamandi.

23. Tarian dari daerah Sulawesi Tenggara
Tari Balumpa
gambar Tari Balumpa
Tari Balumpa merupakan tarian selamat datang yang di pentaskan untuk menyambut kehadiran tamu dalam suatu acara-acara penting dan besar seperti sail wakatobi, sail Indonesia atau sail bunaken, dll
Tari Dinggu
gambar bunaken, dll Tari Dinggu
Tari Dinggu melambangkan sifat kegotong royongan dalam kerja bersama sewaktu menumbuk padi. Sentuhan alu pada lesung merupakan irama tersendiri yang menyentuh hati.tarian ini dilkukan pada acara upacara adat.

24. Tarian dari daerah Sulawesi Utara
Tari Maengket
gambar Tari Maengket
Tari Maengket merupakan tari pergaulan yang dilakukan secara berpasang-pasangan. Menggambarkan suasana kasih sayang dan cumbuan. Maengket atau Tari Maengket Adalah tari tradisional suku Minahasa.
Tari polo
gambar Tari polo
Tari polo merupakan salah satu seni tari yang berasal dari Gorontalo, Sulawesi Utara. Tarian ini merupakan tarian pergaulan yang biasa dipentaskan oleh para remaja Gorontalo. Pada perkembangannya, tari polo - palo terbagi menjadi dua jenis, yaitu tari palo - palo tradisional dan tari palo - palo modern.

25. Tarian dari daerah Sumatra Barat
Tari Piring
gambar Tari Piring
Tari Piring adalah sebuah tarian tradisional yang melambangkan suasana kegotong royongan rakyat dalam menunaikan tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah ladang dan malam harinya bersukaria bersama-sama
Tari Payung
gambar Tari Payung
Tari Payung ditarikan oleh sepasang muda-mudi dengan payung di tangan, sang pria melindungi kepala sang wanita, sebuah perlamban perlindungan lelaki terhadap wanita.

26. Tarian dari daerah Sumatra Selatan
Tari Tanggai
gambar Tari Tanggai
Tari Tanggai adalah sebuah tarian dalam menyambut para tamu disertai upacara kebesaran adat. Tari tanggai dibawakan pada saat menyambut tamu-tamu resmi atau dalam acara pernikahan. Umumnya tari ini dibawakan oleh lima orang.
Tari Putri Bekhusek
gambar Tari Putri Bekhusek
Tari Putri Bekhusek artinya sang putri yang sedang bermain. Tari ini sangat populer di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan melamhangka kemakmuran daerah Sumatra Selatan. dibawakan pada saat menyambut tamu-tamu resmi atau dalam acara pernikahan.

27. Tarian dari daerah Sumatra Utara
BALUSE BA TOHO
GAMBAR TARI BALUSE BA TOHO
TARI BALUSE BA TOHO sebagai peralatan tarian perang. BALUSE berasal dari bahasa Nias (Li Niha) yang artinya adalah PERISAI; TOHO berarti TOMBAK. BALUSE BA TOHO (Perisai dan Tombak) yang digunakan dalam tarian perang.
Tari Tor Tor
gambar Tari Tor Tor
Tari Tor Tor adalah sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk. Tor tor adalah tari tradisional Suku Batak. Gerakan tarian ini seirama dengan iringan musik (magondangi) yang dimainkan menggunakan alat-alat musik tradisional seperti gondang, suling, terompet batak

28. Tarian Keraton Daerah Istimewa Yogyakarta / Surakarta
Tari Serimpi Sangu Pati
gambar Tari Serimpi Sangu Pati
Tari Serimpi Sangu Pati adalah sebuah tarian keraton pada masalalu disertai suara gamelan dengan gerak tari yang lembut. Tarian srimpi sangopati karya Pakubuwono IX.
Tari bedhaya
gambar Tari Bedhaya Ketawang
Tari Bedhaya Ketawang adalah tarian kebesaran yang hanya di pertunjukan ketika penobatan serta peringatan kenaikan tahta raja di Kasunanan Surakarta. 

29. Tarian dari daerah Bangka Belitung
Tari Campak
gambar Tari Campak
Tari Campak merupakan tarian dari daerah Bangka-Belitung yang menggambarkan keceriaan bujang dan dayang di Kepulauan Bangka Belitung. Tarian ini biasanya dibawakan setelah panen padi atau sepulang dari ume (kebun)

30. Tarian dari daerah Banten
Tari Merak
gambar Tari Merak
Tari Merak merupakan salah satu ragam tarian kreasi baru yang mengekspresikan kehidupan binatang, yaitu burung merak. Tata cara dan geraknya diambil dari kehidupan merak yang diangkat ke pentas oleh Seniman Sunda Raden Tjetje Somantri.
Tari Cokek
gambar Tari Cokek
Tari Cokek merupakan tarian yang berasal dari budaya Betawi. Selain Betawi, tari ini juga seringkali dijumpai di kawasan Tangerang. Sebab, tari ini merupakan hasil gesekan budaya Betawi, Banten, dan Cina.

31. Tarian dari daerah Irian Jaya
Tari Balada Cenderawasih
gambar Tari Balada Cenderawasih
Tari Balada Cenderawasih atau Balada burung cenderawasih yang mana dikisahkan oleh Drs. Jhon Modouw bercerita tentang kepunahan burung cenderawasih lalu digarap menjadi sebuah tari yang disebut tari balada cenderawasih.



C. Pakaian Adat dan Rumah Adat

Related image
Berikut merupakan data pakaian adat dan rumah adat disetiap provinsi di Indonesia :
NO
Nama Pakaian Adat
Provinsi
1.
Ulee Balang
Nangroe Aceh Darussalam
2.
Ulos
Sumatera Utara
3.
Penghulu dan Bundo Kandung
Sumatera Barat
4.
Siak Riau, Indagiri, dan Bengkalis
Riau
5.
Melayu
Kepulauan Riau
6.
Adat Melayu
Jambi
7.
Aesan Gede
Sumatera Selatan
8.
Paksian
Bangka Belitung
9.
Ulee Balang, Bundo Kandung
Bengkulu
10.
Tulang Bawang
Lampung
11.
Betawi
DKI Jakarta
12.
Kebaya
Jawa Barat
13.
Pangsi
Banten
14.
Kebaya
Jawa Tengah
15.
Pakaian Adat Kesatrian
DI Yogyakarta
16.
Pesa’an
Jawa Timur
17.
Pria (Udeng, Baju, Kamen, Saput, Umpal); Wanita (Kebaya, Kamen, Selendang, Bulang Pasang, Sanggul, dan Aksesoris lainnya)
Bali
18.
Pakaian Adat Lombok
Nusa Tenggara Barat
19.
Pakaian Adat Lombok
Nusa Tenggara Timur
20.
Pakaian AdatPerang
Kalimantan Barat
21.
Pakaian Adat Perang
Kalimantan Tengah
22.
Pengantin Bagajah Gamuling Baular Lulut, Pengantin Baamar Galung Pancar Matahari, Pengantin Babaju Kun Galung Pancinan, Pengantin Babaju Kubaya Panjang
Kalimantan Selatan
23.
Perang, Pengantin Babaju Kun Galung Pancinan
Kalimantan Timur
24.
Kulavi
Kalimantan Utara
25.
Pakaian Adat Nggambe
Sulawesi Utara
26.
Pakaian Adat Nggambe
Sulawesi Tengah
27.
Bodo
Sulawesi Selatan
28.
Suku Tolaki
Sulawesi Tenggara
29.
Lipa Saqbe Mandar
Sulawesi Barat
30.
Biliu dan Mukuta
Gorontalo
31.
Cele
Maluku
32.
Manteran Lamo
Maluku Utara
33.
Pakaian Adat Ewer
Papua Barat




NO
Nama Rumah Adat
Provinsi
1.
Krong Pade atau Berandang
Nangroe Aceh Darussalam
2.
Rumah Bolon
Sumatera Utara
3.
Rumah Gadang
Sumatera Barat
4.
Rumah Melayu Selaso Jatuh Kembar
Riau
5.
Rumah Selaso Jatuh Kembar
Kepulauan Riau
6.
Rumah Panjang
Jambi
7.
Rumah Limas
Sumatera Selatan
8.
Rumah Rakit
Bangka Belitung
9.
Rumah Rakyat
Bengkulu
10.
Nuwou Sesat
Lampung
11.
Rumah Kebaya
DKI Jakarta
12.
Rumah Kasepuhan Cirebon
Jawa Barat
13.
Rumah Badui
Banten
14.
Pedepokan Jawa Tengah
Jawa Tengah
15.
Bangsal Kencono dan Rumah Joglo
DI Yogyakarta
16.
Rumah Situbondo
Jawa Timur
17.
Rumah Gapura Candi Bentar
Bali
18.
Rumah Istana Sultan Sumbawa
Nusa Tenggara Barat
19.
Rumah Musalaki
Nusa Tenggara Timur
20.
Rumah Istana Kesultanan Pontianak
Kalimantan Barat
21.
Rumah Betang
Kalimantan Tengah
22.
Rumah Banjar Bubungan Tinggi
Kalimantan Selatan
23.
Rumah Lamin
Kalimantan Timur
24.
Rumah Pewaris, Rumah Boolang Mongondow
Sulawesi Utara
25.
Rumah Mandar
Sulawesi Barat
26.
Rumah Tambi
Sulawesi Tengah
27.
Rumah Istana Buton dan Laikas
Sulawesi Tenggara
28.
Rumah Tongkonan
Sulawesi Selatan
29.
Rumah Dulohopa dan Rumah Pewaris
Gorontalo
30.
Rumah Baileo
Maluku
31.
Rumah Baileo
Maluku Utara
32.
Rumah Honai
Papua Barat
33.
Rumah Honai
Papua



D. Lagu daerah

Not balok

1. Provinsi Nanggro Aceh Darussalam (NAD). Lagu Daerah: Bungong Jeumpa, Lembah Alas, Piso Surit, Sepakat Segenap.
2. Provinsi Sumatera Utara (SUMUT). Lagu Daerah: Anju Ahu, Bungo Bangso, Cikala Le Pongpong, Bungo Bangso, Butet, Dago Inang Sarge, Lisoi, Madekdek Magambiri, Mariam Tomong, Nasonang Dohita Nadua, Rambadia, Sengko-Sengko, Siboga Tacinto, Sinanggar Tulo, Sing Sing So, Tapian Nauli
3. Provinsi Sumatera Barat (SUMBAR). Lagu Daerah: Ayam Den Lapeh, Barek Solok, Dayung Palinggam, Kambanglah Bungo, Kampuang Nan Jauh Di Mato, Ka Parak Tingga, Malam Baiko, Kampuang nan Jauh di Mato, Kambanglah Bungo, Indang Sungai Garinggiang, Rang Talu.
4. Provinsi Riau. Lagu Daerah: Soleram, Kebangkitan Melayu, Tanjung Katung, Bungo Cempako, Lancang kuning, Ayam Putih Pungguk, Makan Sirih, Uyang Bagan Tak Ondak Belaya, Mak Long, Tuanku Tambusai, Pak Ngah Balek, Puteri Tujuh, Dedap Durhaka, Kutang Barendo.
5. Provinsi Kepulauan Riau. Lagu Daerah : Segantang Lada.
6. Provinsi Jambi. Lagu Daerah: Batanghari, Soleram, Injit-Injit Semut, Pinang Muda, Selendang Mayang.
7. Provinsi Sumatera Selatan (SUMSEL). Lagu Daerah: Cuk Mak Ilang, Dek Sangke, Gending Sriwijaya, Kabile-bile, Tari Tanggai.
8. Provinsi Bangka Belitung (BABEL). Lagu daerah: Yok Miak, Alam Wisata Pulau Bangka, Lagu Men Sahang Lah Mirah, Nasib Si Bujang Saro, Sidik Belitong - Ngurat, Icak-Icak Dek Tau, Miakku Sayang.
9.    Provinsi Bengkulu. Lagu Daerah: Lalan Belek.
10. Provinsi Lampung. Lagu Daerah: Sang bumi ruwai jurai, Teluk lampung, Lagu Remix lampung, Anak tikhi, Tanoh lado, Indai sayang, Helau Babah, Aduh sayang, Way tuba, Sapu duyung, Sanak Sakik, Sakik hati, Mejong pipih tebing, Menah Ojek, quot nimba, Inak Amak, Cangget Agung, Lampung Abung, Kilu Babang, Sa lam Diadek, Banjekh, Kopi Lampung, Cinta lampung Bengkulu
11. Provinsi DKI Jakarta. Lagu Daerah: Kicir-kicir, Jali-jali, Lenggang Kangkung, Keroncong Kemayoran, Surilang, Terang Bulan.
12.Provinsi Jawa Barat (JABAR). Lagu Daerah: Bubuy Bulan, Cing Cangkeling, Es Lilin, Karatagan Pahlawan, Manuk Dadali, Panon Hideung, Peuyeum Bandung, Pileuleuyan, Tokecang.
13.Provinsi Banten. Lagu Daerah: Dayung Sampan.
14.Provinsi Jawa Tengah (JATENG). Lagu Daerah: Gambang Suling, Gek Kepriye, Gundul Pacul, Ilir-ilir, Jamuran, Bapak Pucung, Yen Ing Tawang Ono Lintang, Stasiun Balapan.
15. Provinsi Daerah Istimewa yogyakarta (DIY). Lagu Daerah: Suwe Ora Jamu, Pitik Tukung, Kidang Talun, Menthok- menthok, Kupu Kuwi, Jamuran, Caping Gunung, Walang Kekek, Jangkrik Genggong, Gethuk, Ande-Ande Lumut, Pitik Tukung, Sinom, Te Kate Dipanah.
16.Provinsi Jawa Timur (JATIM). Lagu Daerah: Keraban Sape, Tanduk Majeng.
17. Provinsi Bali. Lagu Daerah : Mejangeran, Ratu Anom.
18.Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Lagu Daerah: Helele U Ala De Teang, Moree, Orlen-Orlen, Pai Mura Rame, Tebe Onana, Tutu Koda.
19.Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Lagu Daerah: Anak Kambing Saya, Oras Loro Malirin, Sonbilo, Tebe Onana, Ofalangga, Do Hawu, Bolelebo, Lewo Ro Piring Sina, Bengu Re Le Kaju, Aku Retang, Gaila Ruma Radha, Desaku, Flobamora, Potong Bebek Angsa.
20. Provinsi Kalimantan Barat (KALBAR). Lagu Daerah: Cik-Cik Periuk, Cak Uncang, Batu Ballah, Alok Galing, Tandak Sambas, Sungai Sambas Kebanjiran, Alon-Alon.
21.Provinsi Kalimantan Tengah (KALTENG). Lagu Daerah: Kalayar, Nuluya, Palu Lempong Pupoi, Tumpi Wayu, Saluang Kitik-kitik, Manasai.
22. Provinsi Kalimantan Selatan (KALSEL). Lagu Daerah: Ampar-Ampar Pisang, Paris Barantai, Saputangan Bapuncu Ampat.
23. Provinsi Kalimantan Timur (KALTIM). Lagu Daerah: Indung-Indung, Burung Enggang, Meharit, Sabar'ai, Anjat Manik, Bebilin, Andang Sigurandang.
24. Provinsi Sulawesi Utara (SULUT). Lagu Daerah: Esa Mokan, O Ina Ni Keke, Si Patokaan, Sitara Tillo, Tahanusangkara.
25. Provinsi Sulawesi Barat (SULBAR). Lagu Daerah: Bulu Londong, Malluya, Io-Io, Ma'pararuk.
26. Provinsi Sulawesi Tengah (SULTENG). Lagu Daerah: Tondok Kadadingku, Tope Gugu, Tumpiwanyu.
27. Provinsi Sulawesi Tenggara (SULTRA). Lagu Daerah: Peia Tawa-Tawa, Ma rencong-rencong, Indo Lugo.
28. Provinsi Sulawesi Selatan (SULSEL). Lagu Daerah: Angin Mamiri, Pakarena, Sulawesi Parasanganta, Ma Rencong.
29. Provinsi Gorontalo. Lagu Daerah: Hulondalo li Pu'u , Bulalo Lo Limutu , Wanu Mamo Leleyangi.
30. Provinsi Maluku. Lagu Daerah: Rasa Sayang-sayange, Ayo Mama, Buka Pintu, Burung Tantina, Goro-Gorone, Huhatee, Kole-Kole, Mande-Mande, Ole Sioh, O Ulate, Sarinande, Tanase, Sayang Kene.
31.Provinsi Maluku Utara. Lagu Daerah: Barero, Sarinande, Burung Kakak Tua.
32. Provinsi Papua Barat. Lagu Daerah: Apuse, Yamko Rambe Yamko.
33. Provinsi Papua. Lagu Daerah: Apuse, Yamko Rambe Yamko.
34. Provinsi Kalimantan Utara (KALTARA). Lagu Daerah: Bebilin



E. Suku Bangsa  di Indonesia


Suku Bangsa
Populasi (juta)
Persentasi
Kawasan utama
95,2
40,2
36,7
15,5
8,5
3,58
7,2
3,03
6,8
2,88
6,5
2,73
6,3
2,69
5,3
2,27
5,0
2,10
4,6
1,97
4,1
1,74
3,9
1,67
3,1
1,34
3,0
1,27
2,8
1,20
2,7
1,13
1,9
0,79



F. UPACARA ADAT
   Indonesia yang memiliki banyak adat dan kebudayaan, juga mempunyai beragam upacara tradisional yang menarik. sampai  saat ini, banyak dari upacara tradisional tersbeut masih dilaksanakan di daerah asalnya masing-masing. Bahkan, upacara tersebut juga menjadi ajang wisata budaya bagi banyak turis, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Berikut ini ada beberapa upacara tradisional Indonesia yang unik dan khas.
1. Ritual Tiwah
Ritual Tiwah adalah Upacara prosesi mengantarkan roh para leluhur, Sanak saudara yang telah berpulang ke alam baka dengan cara memindahkan dan mensucikan sisa jasad dari dalam kubur menuju ke sebuah tempat yang bernama sandung. Ritual Twah ini juga menjadi objek wisata yang unik dan khas Tak sedikit para wisatawan dari berbagai mancanegara yang tertarik pada upacara ini yang hanya dilakukan oleh masyarakat Dayak kalteng.
2. Kebo-keboan
Upacara adat Kebo-Keboan ini dilakukan untuk meminta turunnya hujan di saat kemarau yang panjang, dengan turunya hujan ini maka para petani pun dapat segera bercocok tanam, Biasanya upacara ini dilakukan setiap tahun oleh Masyarakat desa Alasmalang, Puncak pada proses upacara ini adalah menanam bibit padi dan membajak sawah di area persawahan, Upacara ini dilakukan dengan orang orang yang berpakaian mirip kerbau, dan orang-orang yang mirip kerbau tersebut bertingkah layaknya kerbau juga dapat kesurupan dan mengejar siapa saja orang-orang yang mencoba mencuri bibit padi yang di tanam, para masyarakat desa Alasmalang berusaha berebut bibit padi tersebut, karena di percaya dapat digunakan untuk tolak bala maupun untuk keuntungan.
3. Adu kerbau (Mapasilaga Tedong)
Adu kerbau ini adalah acara yang cukup unik Adu kerbau diawali dengan kerbau bule yang diadukan, sebelum di adu kerbau dilakukan terlebih dahulu parade kerbau, ada kerbau yang memiliki bercak bercak hitam dipunggung disebiut salepo dan hitam di punggung yang di sebut lontong boke jenis ini harganya yang paling mahal biasanya di atas Rp 100 juta , ada pula kerbau bule atau Albino, dan juga kerbau jantan yang sudah di kebiri konon daging yang dihasilkan lebih gurih. Partai adu kerbau juga di selingi dengan proses pemotongan kerbau ala Toraja, Ma'tinggoro, tedong yatu dengan cara menebas kerbau dengan parang dan hanya dengan sekali tebas, semakin sore, pesta adu kerbau pun semakin ramai karena yang diadu adalah kerbau jantan yang sudah memiliki pengalaman berkelahi puluhan kali
4.Rambu Solo
Rambu Solo adalah adat upacara untuk kematian, dan upacara ini dari tanah toraja juga di lakukan oleh masyarakat toraja secara turun menurun, bagi keluarga yang di tinggalkan wajib untik membuat sebuah pesta sebgai tanda penghormatan terahir pada mendiang yang telah di tinggalkan, setelah melewati berbagi acara, jenazah di usung menggunakan tongkonan tongkonan adalah sejenis rumah adat khas Toraja menuju makam yang berada di tebing tebing dalam goa yang dinamakan pakuburuan Londa, bagian unik dari upacara ini adala pembuatan boneka kayu yang di buat mirip dengan jenazah dan diletakan di tebing, yang uniknya lagi makin hari boneka kayi tersebut makin mirip dengan aslinya.
5. Pasaloa Sumba
Upacara ini dilakukan bertujuan untuk memohon restu para dewa agar panen tahunan tersebut berhasil dengan baik, Puncak dari upacara adat yang dilakukan beberapa hari sebelumnya adalah apa yang di sebut pasola, Pasola sendiri adalah Perang-perangan oleh dua kelompok berkuda, dan pada setiap kelompok tersebut terdiri dari lebih dari 100 pemuda dengan bersenjatakan tombak yang terbuat dari kayu yang ujungnya dibiarkan tumpul. Upacara ini dilakikan oleh para masyarakat sumba, dilakukan setiap tahun pada awal Tebruari atau Maret 
6. Dugderan
Dugderan adalah Upacara yang menandakan bahwa blan puasa telah tiba biasanya Dugderan dilakukan tepat pada 1 hari sebelum bulan puasa, kata Dugder sendiri diambil dari sebuah perpaduan bunyi yaitu dugdug, dan bunyi meriam yang berbunyi derr, Kegiatan ini meliputi pasar rakyat yang dimulai sepekan sebelum upacara Dugderan, Karnaval ini diikuti oleh para pasukan merah putih, Drum band, dan pasukan berpakaian adat, serta warak Gendok, juga berbagai jenis potensi kesenian yang berada di kota Semarang, Ciri dari khas ini adalah waraak Ngendok sejanis binatang rekaan yang memiliki rupa bertubuh kambing berkepala naga dan berkulit emas, Warak Ngendok dibuat dari kertas yang berwarna-warni, Biasanya acaara ini dimulai dari jam 08.00 sampai dengan magrib di hari yang sama juga didukung oleh Festival dan Jiplin Bantenan.
7. Tabuik
Tabuik adalah Tradisi masyarakat di pantai Barat, Sematera Barat, yang dilakukan secara turun menurun, Upacara ini dilakukan pada hari Ashura Yang bertepat pada tanggal 10 Muharam dalam kalender Islam, Tabuik berasal dari bahasa arab yaitu kata 'Tabut' yang berarti mengarak, Upacara ini dilaksanakan pada hari yang telah ditentukan, Sejak pada pukul 06.00 pagi para peserta dan kelengkapan upacaranya telah bersiap di alun-alun kota, dan juga dihadiri oleh para pejabat pemerintah, Satu Taabuik dibawakan oleh Paara pemukul yang berjumlah mencapai 40 orang, serta diikuti oleh rombongan orang yang berpakaian tradisional dengan membawa alat musik perkusi berupa aneka gendang, yang turut mengisi barisan, Sesekali arak-arakan pun berhenti dan puluhan orang yang memainkaan silat khas minang beraksi sambil diiringi tetabuhan, pada saat matahari terbenam pada saat itu pula aarak-arakan berahir Kedua tabuik tersebut dibawa ke pantai dan selanjutnya di anyutkan ke laut, hal ini di percayai bahwa dengan membuang Tabuik ke laut, dapat membuang sial, disamping itu juga dipercayai sebagai watunya buraq terbang ke langit, Dengan membawa jenis arakan.
8. Ngaben
Ngaben adalah Upacara adat dengan acara pembakaran atau kremasi jenazah umat Hindu, dalm upacara Ngeben Jenazah di bakar sampai jasadnya hangus hal ini dipercai bahwa jasad yang hangus akan melepaskan segala ikatan yang menyangkut duniawi dari orang yang meninggal tersebut, JIka ikatan duniawi sudah terkepas maka semikin terbuka juga kesempatan untuk melihat kebenaran dan keabadian kesucian Illahi di alam sana. Beberapa hari sebelum acara ngaben dilaksanakan keluarga yang ditinggalkan di bantu oleh beberapa masyarakat membuat Bade dan Lembu yang sangat megah dan terbuat dari kayu, kertas warna-warni dan lainya. Bade dan Lembu ini adalah tempat dimana jenazah akan dibakar.



mohon maaf bila ada kata-kata atau kalimat yang mirip, kami hanya berniat berbagi ilmu pengetahuan  bukan untuk meniru, sekian terima kasih :)

Disusun oleh:
- Donny Eldy L.           (07)
- Eca Risky O.              (08)                  XII-5
- Egalita Wahyu U.N. (09)     SMAN 13 Surabaya
- Eirene Maria S.         (10)          "DEF's team"
- Elmassalafi I.A.E.     (11)
- Fadhilan Dicky P.     (12)

Output Data

KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr.Wb.             Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala...